Saturday, February 21, 2009

Tak Kan Kau Tahu Kau Sakiti Aku

Terlalu sering suaramu menggetarku
Sehingga kepalaku hanya penuh hening
Hening itu kuat dan berkuasa
Kekuatan itu menghempas fikirku
Keluar lewat telinga
Menggelinding dengan rongsok lainnya

Terlalu hening, setelah kusadari
Sehingga mulutku pun bergerak
Hampir membentuk diftong-diftong
Namun menolak suara
Bukan menolak, hanya tak bisa

Leher dan hatiku hanya bisa dingin
Tanpa tujuan, mereka ada
Sekarang sudah kututup jalanmu
Untuk menelusuri ke pedalaman asaku
Rutemu hilang, rutemu hilang!

Dan mau seribu kali kau ucapkan,
Mau seribu kali kau tuangkan,
Mau seribu kali kau bisikkan,
Mau seribu kali kau teriakkan,
Tak kan kau tahu kau sakiti aku

Karena hatiku dingin dan ideku telah tumpah

Karena pedalaman jiwaku tak tercapai

Karena aku tak lagi peduli

Karena bagiku, engkau tak pernah ada

No comments: